Prince Of Asian Grup (Shim Prince)

567c0a84bb3a606f66096e5

Bab 1

Pangeran Asian Grup. Mereka semua sudah terbiasa menjadi buah bibir masyarakat. Mereka memang tidak terlahir secara langsung dengan sang pemilik Asian Grup, namun mereka ditakdirkan untuk memimpin Asian Grup.

Perusahaan multinasional yang sangat berpengaruh di Asia. Beberapa orang selalu mengatakan bahwa pangeran Asian Grup adalah sosok yang sempurna, dengan semua hal yang mereka miliki.

“Selamat pagi Tuan Muda” lelaki itu mengangguk dan berlalu menuju ruang makan, dimana seluruh keluarganya menunggu. Ketua Han dan keluarganya menunggu sembari membaca surat kabar dan beberapa berkas yang memang sempat untuk dibaca. Beberapa lelaki dengan stelan jas resmi terlihat sangat mempesona. Pemandangan ini bukanlah hal baru baginya. Karena saat memasuki kediaman Han Yuzuki maka kau akan mendapatkan pemandangan yang sangat menakjubkan dengan segala kemewahannya.

“Ah, kau sudah datang” dia mengangguk, lalu menatap kakak tertua yang kini menjabat sebagai pemimpin Asian Grup Enterprise.

“Yunho-ya, kapan-kapan kau bawa dia untuk melihat-lihat beberapa proyek yang sedang kita kerjakan. Mungkin dia tertarik untuk terjun dalam dunia bisnis” Yunho mengangguk hormat, lalu merapikan dirinya dan melipat surat kabar yang tadi dibacanya.

“Baiklah, mari kita sarapan” ujar Bibi Han dengan senyuman. Wanita itu begitu setia kepada ayahnya. Sampai saat ini pun, Bibi Han benar-benar tidak menikah karena terlalu sibuk dengan semua pekerjaannya. Namun kehadiran lima pangeran tampan dalam hidupnya sudah membuat dirinya bahagia. Alice Han adalah wanita yang kuat dan selalu mengedepankan disiplin, dia wanita penyayang. Dan mereka menyukai wanita tua itu.

“Yoochun belum pulang juga ?” tanya Bibi Han sembari memberikan roti panggang pada ayahnya. Beberapa dari mereka hanya saling melempar pandang. Mereka harus mengatakan bahwa lelaki itu sedang bersenang-senang entah dimana ? ya Tuhan. Itu sama saja membuat ketua Han sakit jantung. Yoochun memang selalu menolak untuk duduk dimeja makan dengan kondisi yang formal seperti ini. Dan ketua Han adalah sosok lelaki yang sangat mengedepankan etika.

“Kau seperti tidak tahu disaja Bibi” ujar lelaki berwajah tampan, kulitnya putih tanpa cela. Dan beberapa kali memenangkan penghargaan atas hasil karyanya sebagai seniman dan seorang arsitektur di Asian Grup. Ketua Han hanya diam, tak menanggapi kemana perginya Yoochun, sang cassanovanya. Mungkin anak itu sedang menghilangkan stresnya, karena lelah bertengkar dengan dirinya mengenai mutasi karyawan.

“Hmm… aku tak meyangka kalian sudah sangat besar sekarang. Apakah kalian sudah mempunyai pasangan kencan ?” tanya Bibi Han dengan menggoda. Mereka berempat hanya terdiam, dan sepertinya sangat syok mendengar bibinya menggoda mereka didepan Ketua Han.

“Ya ampun, jangan katakan padaku bahwa kalian sama sekali belum mempunyai wanita untuk dikencani” mereka berempat menggeleng dengan patuh, lalu memakan sarapan mereka pagi ini. Alice hanya menggeleng lemah.

“Ayah… sebaiknya ayah mencarikan pasangan kencan untuk mereka. Aku tidak mungkin membiarkan anak-anakku melajang sampai tua” ujar Alice dengan nada lembut. Ketua Han mengernyit.

“Ide bagus” ujarnya pendek.

“Tidak perlu sampai seperti itu, kami masih bisa mencari pendamping hidup dengan kemampuan kami, Bibi, Kakek” ujar Yunho mewakili mereka berlima. Mana mungkin mereka akan merepotkan Ketua Han lagi. Ketua Han sudah sangat baik kepada mereka. Mereka dirawat dan diberikan pendidikan serta harta yang melimpah. Tidak mungkin mereka akan merepotkan sang Ketua hanya  masalah sepele seperti ini.

“Baiklah, aku sudah selesai” si kecil dikeluarga itu berdiri, sembari membungkuk hormat. Anak itu seperti robot hidup. Tanpa ekspresi dan hanya mengangguk patuh jika diberikan instruksi.

“Changmin-ya. Bibi baru saja membelikanmu motor ducati, dan itu keluaran baru. Kau harus mencobanya” saran Alice padanya. Changmin mempertimbangkannya sejenak, lalu mengangguk.

Thank you Aunt” ujarnya tulus. Alice mengangguk, lalu menerima ciuman dari keponakan kecilnya. Alice tersenyum, anak itu memang selalu tampak tenang, dibandingkan dengan beberapa kakak laki-lakinya.

Changmin meninggalkan ruang makan dan bergegas untuk kesekolahnya.

Yunho menyusul Changmin, begitu pula dengan Junsu yang sedari tadi hanya diam enggan membuka suara. Jaejoong masih ingin berlama-lama di meja makan. Ketua Han memakluminya, anak itu memang selalu begitu, bisa dikatakan itu kebiasaannya jika ingin mengatakan sesuatu pada Ketua Han.

Sedangkan Alice sudah terlebih dahulu meninggalkan Ketua Han dan Jaejoong. Ada masalah dengamu ?” tanya Ketua Han dengan tenang.

Jaejoong meletakkan alat makannya, lalu memandang lelaki tua itu dengan hormat. “Ada beberapa masalah di galeri, dan aku harus mengurusnya. Selama beberapa minggu, dan pada saat itu juga, ada rapat agenda dengan investor Jepang. Mana yang harus aku prioristaskan ?” tanya Jaejoong

Ketua Han tersenyum kecil “Aku kira masalah apa. Urus saja galerimu, masalah dengan investor asing itu Yoochun yang akan membantumu. Anak itu selalu saja membuatku memutar kepala” ujar Ketua Han sedikit kesal. Jaejoong mengangguk paham.

“Ah baiklah, em… masalah teman kencan, kau tidak keberatan bukan jika kami memilihnya sendiri ?” tanya Jaejoong dengan nada sangsi. Ketua hanya tersenyum pelan

“Tentu saja, asalkan dia dari keluarga baik-baik. Em.. Changmin, apakah dia sedang ada masalah ?” tanya Ketua Han

Jaejoong bangkit, dan mengambil jasnya yang tersampir dikursi “anak itu ingin mengambil jurusan Kedokteran, tapi dia juga tak ingin mengecewakan Kakek. Jadi dia memilih untuk tetap melanjutkan study dengan jurusan Bisnis Internasional”

Ketua Han mengangguk “Anak itu sama seperti Yunho. seperti robot, baiklah. Katakan pada Changmin, aku ingin membahas masalah ini nanti malam dengannya”

Jaejoong mengangguk, dan pamit untuk kembali kekantornya.

***

Dia memang sangat kaku, dan itu sangat di akui oleh teman-temannya. Changmin yang pendiam dan Changmin yang selalu dilingkupi dengan buku dan urusan tentang penerus Asian Grup.

“Aku terlambat ?” tanya Changmin sembari duduk dibangkunya. Lelaki itu hanya menggeleng dengan pelan.

“Yang lain belum datang. Aku dengar kau akan meneruskan study mu di California. Benar ?” Changmin menatap lelaki itu dengan jengah. Lalu menggeleng.

“Entahlah, aku masih memikirkan bagaimana caranya untuk berbicara dengan kakek. Karena sepertinya aku akan menolak permintaannya” ujar Changmin dengan lemah. Jonghyun lelaki itu hanya mengangguk.

“Kau sendiri bagaimana ? apakah kedua orang tuamu masih memaksa untuk terjun dalam dunia bisnis ?”

“Ya, aku rasa kedua orang tuaku tak akan mau mengalah. Meskipun denganku” ujar Jonghyun acuh.

“Ya ampun, aku hampir saja mendapatkan wanita itu. Jika kau tidak datang” Changmin dan Jonghyun menoleh kearah keributan terjadi. Oh ternyata dua pria tampan yang sangat terkenal dengan sikap jahilnya dan suka bergonta-ganti teman kencan. Changmin tidak terlalu perduli, sama seperti Jonghyun.

“Dia targetku selanjutnya. Oh, kalian sudah datang ?” tanya Kyuhyun—lelaki berwajah sangat oriental dengan matanya yang sangat mempesona. Beberapa gadis selalu mengatakan lelaki itu sangat menawan dan tampan.

“Cukup lama, kalian bertengkar masalah apa ?” tanya Changmin ingin tahu. Kyuhyun dan Minho lalu mengambil tempat untuk duduk didepan Jonghyun dan Changmin.

“Kau seperti tidak tahu mereka. Kali ini siapa target kalian ?” tanya Jong ingin tahu. Kyuhyun menyeringai tajam.

“Salah satu artis cantik, cukup populer. Dan aku rasa kau pasti tidak berminat” terang Kyuhyun kalem. Jong mengangguk, lalu membuka ponselnya.

“Aku dengar ada murid baru yang mengikuti program pemindahan pelajar, ada yang tahu ?” Jong kembali bersuara. Changmin hanya menggeleng, lalu mengambil majalah otomotifnya, mungkin ada yang baru. Dan siapa tahu, kakek akan menyetujuinya mengendarai mobil sendiri, setelah insiden kecelakaan beberapa tahun yang lalu. Dimana dia dan Kyuhyun sedang iseng-isengnya untuk melakukan balap liar.

“Oh… dia tak terlalu cantik. Dia juga pendek. Tadi aku melihatnya” ujar Minho dengan santainya. Changmin menyimaknya sejenak, lalu kembali pada deretan mobil mewah yang terpajang jelas didepan matanya. Lalu menunjukkannya pada Jong yang ada disampingnya. Jong tersenyum sejenak. Dalam hatinya ia merasa kasihan pada Changmin yang tak diberikan hak izin untuk mengendarai mobil.

“Changmin-ya. Pesta tahunan sekolah kita, apakah akan semeriah tahun kemarin ? kalau tidak salah saat itu Yoochun Hyeong sebagai peyelenggara acara. Tahun ini siapa ?”Minho bergerak kedepan, bertanya dengan antusias. Jong mencibir sahabatnya, lalu Changmin yang masih membaca majalah, hanya menjawabnya acuh tanpa memalingkan wajahnya pada Minho.

“Aku belum tahu dengan pasti. Kemungkinan besar, Yunho Hyeong. Karena Yoochun Hyeong masih sibuk dengan masalah monopoli perdangan yang ada dilapangan. Kau tahu sendirikan, bagaimana sibuknya dunia bisnis” ujar Changmin sembari mengangkat bahu.

 Minho mendesah lemah. “Sayang sekali”

“Tidak akan seru pasti. Karena Yunho Hyeong sama kakunya dengan kau” ejek Minho, membuat Changmin tersenyum geli.

“Itu kan masih prediksi ku, belum tentu juga Yunho Hyeong mau repot-repot mengadakan pesta tahunan. Walaupun itu adalah acara tahunan. Kau tahu sendiri bagaimana seorang Jung Yunho” Changmin kembali berkomentar

“Ya aku tahu. Dia terlalu menyibukkan beberapa masalah perusahaan. Mana mungkin dia mau menyempatkan diri membahas acara tahunan di sekolah ini” Minho membalasnya dengan lemah. Kyuhyun tersenyum miring

“Hey, kau itu hanya bertugas untuk belajar disini. Bukannya malah sibuk memikirkan pesta, diantara kita kau yang paling rata-rata nilainya. Kau tidak malu” Kyuhyun kembali mengejek sahabatnya dengan tenang. Minho berdecih kesal.

“Sialan kau”

Jong tersenyum geli dan Kyuhyun hanya mengejeknya lebih dan lebih.

***

Siapa yang mengatakan jika menjadi salah satu pewaris Asian Grup itu mudah ? tidak ada. Changmin harus sebisa mungkin menjaga semuanya, etika, cara bicara, dan beberapa hal lainnya. Karena semua masa depan Asian Grup ada ditangan mereka.

Changmin bergegas menuju ke ruangan perwakilan murid membicarakan masalah acara tahunan. Beberapa dari murid akan menjadi panitia penyelenggara. Namun Changmin belum mengetahui siapa yang akan mengkoordinasi acara ini.

“Kau sudah datang ?” Changmin menoleh, ternyata Yoochun Hyeong yang ada dibelakangnya. Lelaki dengan senyum menawan yang selalu menggoda wanita. Anggap saja begitu. Dengan sekali tersenyum beberapa wanita bisa langsung histeris.

“Hyeong ? kau yang mengurus semuanya ?” tanya Changmin heran. Yoochun mengangguk dan masuk kedalam ruangan. Lalu melepaskan jasnya dan menyapirkan disalah satu sofa. Beberapa siswa terlihat sangat biasa bekerjasama dengan Yoochun. Lelaki itu selalu memberikan inspirasi pada mereka. Yoochun juga selalu bisa menempatkan dirinya dilingkungan sekolah sang adik.

“Yunho Hyeong masih sibuk dengan penurunan saham yang ada di Thailand. Kemungkinan dia akan berangkat ke Thailand besok lusa. Dan aku harus mengrus acara tahunan ini. Ah iya, apa kakek tua itu mengatakan sesuatu padamu, Changmin ?”

Changmin menggeleng “Aku rasa dia sudah pahamd engan kelakukanmu yang sangat memperihatinkan” ujar Changmin dengan tenang. Yoochun tersenyum.

“Kau ini. Baiklah, aku mau berdiskusi dengan mereka. Kau mau ikut serta ?” tawar Yoochun sembari duduk disalah satu kursi rapat. Changmin yang masih berdiri disamping pintu hanya menggeleng.

“Sebaiknya kau mengajak Minho untuk mendiskusikan masalah pesta seperti ini”ujar Changmin acuh. Yoochun mengangguk.

***

Gadis itu berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan predikat terbaik disekolah ini. Satu langkah lagi untuk menuju universitas yang diinginkannya. Satu langkah lagi. Gadis itu tersenyum dan mulai mengerjakan tugasnya didalam perpustakaan sekolah, mencari beberapa artikel untuk tugas sejarah.

Kasak-kusuk beberapa siswa perempuan, membuatnya mengalihkan perhatian. Beberapa dari mereka tersenyum genit pada lelaki yang kini tengah mencari beberapa buku dirak bagian Biologi dan satunya sedang berjalan sembari membaca komik. Dua lelaki tampan. Pikirnya dengan santai.

“Pantas saja Yunji ingin bersekolah disini” gumamnya lalu meneruskan tugasnya.

“Hay…” Hyojin memandang lelaki yang ada disampingnya dengan tenang. Dirinya mengernyit bingung. Siapa lelaki ini ?

“Lee Jonghyun. Kau bisa memanggilku Jong” Hyojin mengangguk dan tersenyum. Lalu mengulurkan tangannya pada Jonghyun.

“Park Hyojin. Panggil saja aku Hyojin” Jong tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk membalas uluran tangan Hyojin. Jonghyun lalu menyibukkan dirinya pada buku yang diambilnya. Beberapa dari wanita yang ada dibelakangnya hanya mendengus kesal. Dan itu membuat Hyojin merasa tak enak. Hyojin lalu memilih untuk menyelesaikan tugasnya dengan cepat dan meninggalkan perpustakaan.

Changmin duduk disamping Jong sembari membuka buku fisikannya, menyusul Kyuhyun yang membawa komik miliknya. Jonghyun menatap mereka berdua dengan tenang. Lalu kembali menyibukkan dirinya dengan membaca e-mail yang dikirimkan oleh ayahnya.

Masalah pesta amal. Jonghyun sebenarnya sudah lelah dengan semua ini, tapi harus bagaimana lagi.

“Ada masalah ?” tanya Kyuhyun menutup bukunya dengan santai.

“Masalah rumah tangga” ujarnya tak semangat, Kyuhyun mengangguk paham. Mungkin masalah tentang keluarga yang menyebabkan mood buruk pada Jonghyun.  “Minho mana ?” tanya Jong ingin tahu

“Kau seperti tidak tahu anak itu, dia pasti sibuk dengan urusan wanita. Anak itu memang playboy sejati”Kyuhyun mengangkat bahu nya acuh.

Jonghyun tersenyum menanggapinya.

***

“Aku pulang….” Serunya sembari masuk kedalam rumah. Hyojin tersenyum pada beberapa orang karyawan ayahnya. Kedai Ramennya selalu ramai dengan pengunjung. walaupun tidak terlalu besar, namun kedai ini memiliki cita rasa yang tak dimiliki oleh kedai lainnya.

“Kau sudah pulang ?” tanya ayahnya perhatian. Hyojin mengangguk dan menyantap takoyaki yang ada dimeja makannya. Saat memakan takoyaki ia teringat akan seseorang, lelaki bertubuh tinggi tanpa senyum. Kapan dirinya akan bertemu dengan lelaki itu ya ? padahal ia sudah sangat rindu pada sosok itu.

Mereka bertemu saat Hyojin mengikuti diskusi panjang dengan beberapa SMP yang ada di Seoul. Lalu mereka bekenalan dan entah kenapa sampai saat ini mata dan cara bicara lelaki itu masih di ingatnya. Padahal itu sudah lama sekali. Mungkin saja lelaki itu sudah melupakannya.

“Yujin tadi siang kemari. Dia hanya memberikan majalah padamu, majalahnya dikamar” Hyojin mengangguk, lalu bergegas untuk keatas dan membersihkan dirinya.

Seperti biasa, selesai makan malam Hyojin lalu mengurung diri dikamarnya. Dan membuka majalah yang diberikan Yujin. Hyojin terdiam menatap sampul majalah yang ada ditangannya. Lelaki  ini. Benar dia yang dicari Hyojin selama ini. Ya Tuhan. Benarkah ? apa ini petunjukmu ? Hyojin tersenyum dalam hatinya, lalu membuka halaman majalah dengan gemetar.

Pangeran Kecil Asian Grup, akan meneruskan tampuk kekuasaaan dibidang Bisnis Internasional yang berpusat di China dan Jepang. Mengenai hal ini, Shim Changmin tak mau berkomentar banyak. Lelaki itu memilih untuk diam, dan ingin berkonsentrasi pada pendidikannya di bangku sekolah.

Han Yuzuki membenarkan akan terjunnya Changmin ke dalam dunia bisnis mendampingin Jung Yunho yang terlebih dulu berkecimpung dalam dunia bisnis.

 

“Dia salah satu anggota Asian Grup ? mana mungkin aku bisa mengejarnya” ujar Hyojin putus asa. Hyojin lalu mengambil gunting yang ada di atas meja belajarnya, dan menggunting artikel itu. Lalu menggunting foto Changmin yang terampang jelas di majalah. Dan menempelkannya di atas lembaran diari miliknya.

“Paling tidak aku bisa memandangmu dari kejauaha, Pangeran Shim” ujar Hyojin tersenyum kecil.

TBC

 

Pangeran Shim… wkakaka mau ngakak saya, si setan makanan jadi pangeran.. wkakaka xD

Btw, ini adalah series dari Prince of  Asian Grup dan ini gabungan dari My future husband, dengan beberapa perubahan. Terus ada yang nungguin FF Replace nya Yoochun dan Hyera ? akhirnya saya dapat inspirasi. FF replace juga bagian dari Prince of Asian Grup.

Okesipp… Aku minta maaf ya, ga bisa bales Komen kalian satu-satu. Aku jarang onlen, tapi tetep aku baca, makasih banyak atas komentarnya yang membangkitkan semangat.. wkakakaka

Sejujurnya aku paling lemah, klo ngarang narasi atau bikin FF part pertama. Karena itu aku sering males ngerjain FF baru.. hoho xD

Tapi semoga FF ini ga mengecewakan yah xD, Replacenya ditunggu aja yah. Terus, terus, aku juga lagi bikin cerita romance dengan latar Jepang. Hoho klo ada yang berminat bisa baca di akun Wattpadku. 🙂 sekian dan terima kasih… ^.^

Iklan

11 thoughts on “Prince Of Asian Grup (Shim Prince)

  1. Shamusuki berkata:

    wah..
    FF baru niiiiihh, ceritanya ok. Fresh dan cukup menghibur, ngebayagin manusia evil jd prince, bikin senyam-senyum ga jelas…
    Sebenernya, ngebayangin Changmin jd makhluk kaku ituuuu…. Agak susah, tp disitulah asyiknya. Hoohohoho

    Slamat Berjuang, Vi ^^

  2. evi berkata:

    viii,kerennn nih ff nya, aq suka viii, cepat di lanjutin ya, btw secret marriage nya , gimna tuch, pokoknya keren banget dech ff u, gamsahamnida

  3. lestrina berkata:

    Hmm…part 1 lumayan koq n konflik dh mulai tuch, mrka dh mau dijodohin aja.Kluarga asian group didik kaya militer aja, smuanya pd takut so hub satu sama lain jd canggung. Flashback pertemuan hyojin dgn changim dijelasin ya. Hmm…,jd cerita 2 ff terhub dgn ff ini, penasaran nieh spt apa alur ceritanya. Ya wes lanjutnya. Jgn2 nanti awal perjodohan yoochun n hyera dijelasin disini ya. Ya wes lanjut ya. Btw saeng kpn broken marriednya dilanjut, kangen nieh hehehe

    • Vii2junshu_kim berkata:

      ah makasih sarannya… 😀 nanti ya di chap selanjutnya bakalan aku jelskan kenapa changmin dan hyojin bisa ketemu ^___^
      terus kalo masalah yoochun, mungkin nyangkut sedikit disini 😀 hehe
      klo total nya di replace, tpi belom tw kapan aku kerjainnya 😦

  4. qoyah cassie berkata:

    ff baruuuu,, wkkkwkk
    skrg si minnie nih targetnya,, hehehhhee
    seru eonn, si minnie yg tukang makan n evil jd kaku bgt dsni,,hhahhahhaa
    lanjuttt eonnn,
    tp jgn lupa sama SIM,BM, Replace ya eonn,, hheehhee

  5. fath berkata:

    hahaha
    ff baru 😀
    Agak susah ya ngebayangin changmin yg petakilan jadi cool gitu. hihihi

    jangan lupa ya sm secret in marriage & BM nya.
    sudah kangen sama BM nih. hihi

  6. Kim Hyewon berkata:

    asekkkkkk ff baru inihhhh….hyeeeeeeaaaaaa
    si setan jd main utama, bolehlah yah kkkkkkkkkkk~
    tapi da yang gantung disini saenggg…

    “Btw, ini adalah series dari Prince of Asian Grup dan ini gabungan dari My future husband, dengan beberapa perubahan. Terus ada yang nungguin FF Replace nya Yoochun dan Hyera ? akhirnya saya dapat inspirasi. FF replace juga bagian dari Prince of Asian Grup.”
    What do you mean, saeng?????beneran ngak ngerti ini eonnniiiii
    *jedotin pala
    Lain kali jawab yah kalo sempet

Your Comment become spirit for me ^ ^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s