FF Always Be Mine ‘Step 01’


Cast :

  • Park Yoochun
  • Kwon Hyera

Genre : AU, Married Life

Author Pov

Jadwal yang semakin padat membuat Yoochun makin pusing, ditambah lagi dengan perjodohan yang dibuat ayahnya dengan seorang wanita -yang entah siapa itu- makin membuatnya pusing. Biasanya setiap hari ia sibuk dengan berbagai macam analisis keuangan perusahaannya atau dengan konsep design barunya, tapi ntah mengapa hari ini ia malah sibuk  mengurus acara pernikahannya dengan si wanita itu.

“Hyung kau tak mau makan ?” tanya Max saat ia masuk kedalam ruangan sang big boss

“sebentar lagi, aku sedang sibuk” jawab Yoochun seadanya

“biasanya kau paling cepat mengajakku makan siang”celoteh Max yang masih belum tahu tentang tugas baru seorang Tuan Park

“hmm… kau duluan saja, nanti aku akan menyusulmu di cafe Jae Hyung” ucap Yoochun yang masih bergulat dengan laptop putih di depannya

“ya sudah, jangan lama-lama ya hyung” pesan Max

“hmmm….” jawabnya dengan enggan lalu kembali mengutak atik papan ketiknya

Yoochun Pov

Kenapa hari ini fikiranku kacau sekali, semua ini gara-gara ayah yang tiba-tiba mengabarkan akan segera mengikatku dengan wanita yang bahkan aku sendiri tak tahu asal usulnya. Ditambah lagi ayah menyuruhku mendesign tema dan cincin yang akan kami pakai. Ck…

“Ah sudah jam segini pantas saja perutku keroncongan” gerutuku saat melirik jam tangan yang tengah kupakai

Author Pov

Setelah selesai membereskan beberapa berkas yang berserakan di atas mejanya Yoochun segera meraih ponselnya yang tergeletak tak jauh dari komputer kerjanya, dengan segera ia menyusul Max yang terlebih dahulu ketempat mereka biasa berkumpul

Jae’s Cafe

Tempat istirahat favorit bagi karyawan swasta, tempatnya  asyik dan harganya pun  terjangkau, mungkin karena itu cafe ini berkembang dengan pesat. Dan menurut Yoochun cafe ini adalah cafe terbaik karna disini ia menemuka 4 teman terbaik dalam hidupnya, yah walaupun terkadang mereka suka bertengkar tidak jelas

“Hyung……….. lama sekali kau kemarinya, makanannya sudah habis hyung” seru Max yang tengah duduk di meja bartender didampingi  Yunho kepala divisi muda Angkatan perang seoul

“haish kalau makanan sudah habis aku yakin kau yang menghabiskannya” seru Yoochun geram dan merangkul Yunho dengan gaya antar lelaki

“kenapa tampangmu kusut begitu Chunie ?” tanya Yunho yang memang selalu perhatian

“hanya masalah kantor. Kau sendiri bagaimana ? 2 bulan tak terlihat ternyata sekarang sudah diangkat menjadi Divisi muda” candanya dengan senyum kalem khasnya

“Yah begitula, perputaran roda Chunie “ ungkap yunho dengan bijak

“hmmm… kapan kau akan menikah ?” tanya Chunie tiba-tiba, dia sendiri juga heran kenapa tiba-tiba berkata seperti itu

“ha ??? Ya Tuhan, pacar saja masih dalam penjajakan bagaimana mau menikah, kau ini. Harusnya kau bertanya dengan uri mami, jangan padaku”gelak Yunho yang terdengar oleh Max

“hahaha… kalau uri mami, jangan ditanya hyung. Kalau kalian tak mau mendapat jitakan dari cobeknya” canda Max sambil mencomot kentang goreng dimejanya

“ck… parah kalian. Ehmm… Minggu depan aku akan menikah, kalian jangan lupa datang ya” kata Yoochun dengan enteng dan mendapat pandangan aneh dari teman-temannya

“kalian kenapa ?” tanya Junsu yang baru datang dari toilet

“ani, soulmate mu mau menikah Junsu-a… kau kapan ?” tanya Max enteng

“Mwo ? Junsu-a ?? hey call me hyung, aish kau ini. Chunie benar kau mau menikah dengan siapa ?” tanya junsu lalu duduk disebelah teman karibnya itu

“entah bahkan akupun tak tau namanya. Ayah yang mencarikan, dan tugasku hanya menikahinya saja” jawabnya tanpa beban, tapi didalam hatinya terasa dongkol

“aigooo… kau ini seperti robot saja Chunie” keluh junsu

“maaf apa aku terlambat ?” tanya Jaejoong lalu duduk disebelah Yunho, dan Max jangan ditanya, dia sedang lahapnya memakan menu baru yang disediakan oleh Jaejoong

“hmmm… tidak juga. Bagaimana semua lancar ?” tanya Yoochun

“hmm… yah berjalan mulus, kalian sedang membicarakan apa barusan ?” tanya Jaejoong semangat

“itu uri Chunie akan segera menikah, dah kau tahu dia bahkan belum bertemu dengan calon istrinya.. aigo… “keluh Junsu sekali lagi

“Junsu-a, kau ini mengeluh saja” tegur Max yang memang geram dengan tingkah Junsu

“Ya! Diam saja kau urii Maxie, habiskan saja kentang gorengmu, jangan mengkritik orang seenaknya saja” geram Junsu

“hey sudah berhenti berkelahi”tengah Jae

“Ne.. arra” jawab Junsu dan Max serempak

“Jadi, kapan kau akan menikah ?  lalu kenapa ayahmu tidak memperkenalkan dia dengan kau dulu Chunie ?” tanya Jae dengan antusias, yah kalau urusan usut mengusut Jae memang jagonya, tak pernah diam dan selalu jadi panutan karna sifat feninim yang tersirat didirinya

“Minggu depan, rencananya lusa aku akan bertemu dengannya. Heeehh” hela Yoochun, dan 4 sahabatnya hanya mengangguk tanda mengerti

“eum, hyung kalau calon istrimu tidak cantik bagaimana hyung ?” tanya Max polos

“haish, berhenti menilai seorang gadis dari luar Maxie” keluh Junsu, Junsu dan Maxie dua orang yang memang selalu beradu argumen tetapi saling mencari bila tak ada

“Ck…  Junsuu-a, jangan munafik, paling tidak cantik atau tidaknya wanita itu salah satu point untuk menilainnya. Kau ini sudah badanmu saja yang besar tapi isi otaknya tidak besar-besar. Aigooo….” keluh Maxie

“Ya! Berani sekali anak ini”

Pletak

Jitakan manispun mendarat di jidat sang Maxie, “aku tak mau kehilangan pelanggan karna kalian berdua” cegah Jae

“ne Hyung” jawab Maxie kesal

“jadi kau sudah menemukan tempat dimana kalian akan bertemu ?” kali ini Yunho yang angkat bicara

“eum, rencana awalku disini saja, sekalian aku ingin memperkenalkan dia dengan kalian” jawab Yoochun

“ahh begitu, baiklah. Tapi kenapa kau main terima saja Chunie ?” kali ini Jae yang penasaran dengan sikap kalem yang Yoochun miliki, diantara mereka memang Chunilah yang paling tidak suka marah, atau mengumbar emosi, tidak seperti Maxie yang sedikit menggerutu atau Yunho yang main pukul sak tinjunya jika misinya gagal.

“lalu aku harus bagaimana lagi ? membantah. Bukan gayaku” jawabnya enteng

“yah kalau soal bantah membantah memang bukan gayamu. Kau itu tipikal pria yang live must go on” entng Yunho

“baiklah aku pergi kekantor dulu, soalnya harus segera menyiapkan laporan keuangan” pamit Yoochun

“heum hati-hati uri chunie” ingat Junsu, dan sang bawahan Max sibuk bermain game di handphonenya untuk menghilangkan rasa kesalnya dengan Jae.

“Ya! Kau tak masuk kantor Maxie ?” tanya Yunho mengingatkan

“eung ???” tanyanya bingung “ Yocchun Hyung mana ?” tanyanya lagi

“kau ini, makanya jangan terlalu fokus dengan game, dia sudah kembali kekantor. “ jawab Yunho yang beranjak dari tempat duduknya

“akh kebiasaan Yoochun hyung, aku selalu ditinggal. Aku pamit kalau begitu” katanya lalu bergegas pergi meninggalkan 3 hyungdeulnya.

@KyungHee University

Dengan semangat seorang wanita masuk kedalam kelasnya, sedangkan yang lain hanya tersenyum dengan tingkah wanita itu, siapa yang tak kenal dengan Kwon Hyera mahasiswi departemen kedokteran spesialis, yang memiliki sifat pantang menyerah dan selalu membela sahabatnya.

“Annyeong” sapanya dengan suara yang sedikit cempreng, dan terkadang suka memekakkan telinga orang yang mendengarnya

“ne, annyeong Hye-a… tumben kau datang kesiangan Hye” seru Chaemi teman akrab Hyera

“ne.. aku tadi membantu ibu sebentar membereskan toko bungannya. Huh kau tahu kemarin  ada seorang lelaki yang menghampiri ayah dan ibuku, katanya dia mau menikahkanku dengan putranya “ cerita Hyera saat ia duduk bersila di koridor kelasnya dengan Chaemi

“lalu, apa yang mereka katakan ?? setuju atau tidak ?” tanggap Chaemi antusias

“yah mereka sih tergantung dengan keputusanku.” Jawabnya lesu

“lalu, kau sendiri sudah kenal dengan putranya ?”

“kalau aku belum mau memutuskan sekarang karna aku belum melihat orangnnya. Dan rencananya lusa aku akan bertemu dengan putranya di  Jae’s Cafe”

“euahh, pasti dia anak orang kaya, dia saja mengajakmu ke Jae’s cafe….” seru Chaemi dengan semangat membara

“ck.. kalaupun memang anak orang kaya, apa hubungannya denganku ? ayolaa, aku hanya ingin mencari pendamping yang memang sependapat denganku. Bukan karna harta atau kedudukannya “ jelas Hyera dengan sahabat nya itu

“iah ia aku mengerti, kau selalu begitu, jiwa sosial mu selalu diatas rasional” tanggap Chaemi yang memang mengerti dengan sikap sahabatnya itu

“ya… eum, tapi sepertinya ayah dan ibuku menyetujui tawaran pria itu. Semoga saja anak lelakinya tidak aneh-aneh” harap Hyera lalu menghela nafas dengan gusar

“akan aku do’a kan yang terbaik untuk mu. Kau tenang saja” semangat Chaemi

“ne, gumawo” jawabnya dengann semangat, yah begitulah Hyera, gadis pantang menyerah jika sedang beragumen, atau selalu bersemangat.

Hyera Pov

Lelah sekali setelah pulang kuliah aku membantu ibu merangkai bunga untuk beberapa pelanggan, setelah itu mengerjakan tugas kuliah yang semakin menumpuk.

“Annyeong…  ibu aku pulang” teriaku saat pintu toko kubuka, dan yah seperti biasa reaksi ibu hanya tersenyum melihat putri tertuanya pulang dengan selamat

“ayo masuk, makan dulu, habis itu bantu ibu merangkai bunga tulip ini. Ada yang memesan 50 tangkai, syukur sekali ya “

“hm.. aku sudah makan dengan Chaemi tadi ibu” jawabku lalu meletakkan buku dan tasku laci kasir, dan mengambil kelengkapan untuk merangkai

“um… bagaimana, sudah kau fikirkan untuk menikah dengan putra tuan Park ?” tanya ibu

“sudah, aku mau menemuinya dulu bu, kalau aku cocok degannya, aku akan menikah dengannya. Tapi kalau tidak maaf ya ibu” jawabku lalu merangkai bunga-bunga itu dengan pas,

“hmm.. ibu yakin putra tuan Park pasti yang terbaik.” Tanggap ibu

“ia, semoga saja. Eh iaa Jeong mana bu ?” tanyaku biasanya ia yang mengantar pesanan bunga-bunga ini

“eum… dia sedang berlatih sepak bola disekolah. Kau tahukan kalau sudah menyangkut tentang itu dia tak akan bisa diam” jawab ibu

“hmm…”aku mengangguk

Setelah berkutat dengan tulip-tulip ini aku mengemasnya kedalam box yang tersedia “akh, ibu sudah selesai “ pekikku

“ah, kalau begitu taruh di bagasi saja biar ayahmu yang mengantarkannya”

“ne…”kataku lalu dengan semangat aku memindahkan semua barang-barang itu kebagasi mobil ayah

“akh selesai” kataku girang, semuanya siap. Lebih baik aku masuk kedalam saja.

“aigooo” teriak ibu, aku langsung menghampirinya kedalam rumah dan kaget melilhat ayah yang terpeleset dari tangga.

“ayah kenapa ibu ?” tanyaku panik

“tidak apa-apa, hanya skit punggung saja. Kau tidak usah khawatir “ sambar ayah cepat, bagaimana aku tidak khawatir ? kondisi ayah begini.

“tapi ayah, sebaiknya kita kerumah sakit lihat kondisi ayah begini” sangkalku saat melihatnya didudukan oleh ibu diatas ranjang

“sudahlah, lebih baik kau bantu ayah untuk mengantarkan bunga tulip itu ke Jae’s Cafe “ perintah ayah, aish ayah ini sudah tahu sakit malah mementingkan bisnis

“ne, ibu ayah aku berangkat” jaabku singkat, lalu menyambar kunci mobil di nakas dekat meja tv.

Author Pov

Hyera mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang, dia sendiri masih kaget dengan kejadian yang dialami ayahnya. Tapi mau bagaimana lagi, dia dan ayahnya sama-sama keras, kalau tak ada yang mengalah pasti akan terjadi keributan seperti kemarin lagi.

“huh” kelunya, “akhirnya tiba juga disini” diparkirkannya mobil itu di tempanya, dan menghampiri sang pemilik cafe.

Tapi saat tiba didepan cafe, ia melihat seorang lelaki menumbruk anak kecil hingga ice cream nya jatuh, anak kecil itu hanya menangis, dan lelaki tadi pergi tanpa bertanggung jawab

“hey, kau menjatuhkan ice cream anak itu” serunya dengan suara melengking, tapi memang dasar budek atau memang tak ada hati, lelaki itu pergi seenaknya saja. Hyera pun menghampiri ankkecil tadi

“hey annyeong… Hyera Imnida. Namu siapa ?” tanya Hyera ramah lalu menunduk untuk mensejajarkan dirinya dengan sianak

“Annyeong,, hiks… Chelin imnida” jawabnya masih sesunggukan

“ahh chelin-a, kenapa menangis, hey kalau kau menangis nanti kau dibilang yeoja cengeng. Tidak boleh menangis ya” hibur Hyera dengan tulus

“ani… aku tidak cengeng eoni, tapi itu ice cream yang aku beli dengan uang jajanku untuk paman… hikss…”

“baiklah, kalau begitu eoni ganti ice cream nya bagaimana ? tapi janji tidak menangis lagi, arra ?” tawar Hyera

“ne.. tapi apakah tidak apa-apa eoni ? aku sudah berjanji dengan paman mau membelikan ice cream itu dengan uang jajanku “ ucap polos, dan Hyera hanya tersenyum

“tidak apa.apa.. ayo” ajak Hyera masuk kedalam Jae’s Cafe, dan sianak hanya mengikuti langkah Hyera yang didepannya, lalu pergi ke meja bartender dengan santai.

“Annyeong…” sapa Hyera kepada salah satu maid yang sedang berdiri di meja itu

“Annyeong, ada yang bisa di bantu Aggashi ?” tanyanya ramah

“ah ia, aku mau pesan ice cream. Sebentar yah” kata Hyera lalu menggendong Chelin “kau mau yang mana Chelin-a ?” tanya Hyera

“paman sangat menyukai ice cream coklat pelangi eoni” ucapnya dengan senyum yang sempurna

“ah, baiklah. Ice cream coklat pelangi dua ya. Eum sekalian aku ingin bertemu dengan manager cafe ini. Apakah dia ada di tempat ?” tanya Hyera setelah menurunkan Chelin dan mendudukannya di kursi

“ada sebentar ya Aggashi”

“ne” ucap Hyera lalu duduk di sebelah Chelin, tak lama menunggu Jae sang pemilik cafe yang terkenal dengan kegantengannya pun datang

“Annyeong” sapa Hyera terlebih dahulu

“annyeong aggashi, ada yang bisa di bantu ?” tanya jae ramah

“ah ia. Pesanan bunga tulip anda sudah ada didepan. Ini bon nya” jawab hyera dengan senyum yang tak pernah lepas

“gumawo, sebentar akan saya ambilkan uangnnya” ucap jae dengan ramah

Sebelum jae datang sang maid terlebih dahulu memberikan pesanan itu kepada Hyera, “aggashi ini pesanan anda” ucapnya lalu menyerahkan bungkusan plastik ke tangan hyera

“gumawo, ini uangnnya” ucapnya, tak lama Jae datang dan menyerahkan uang itu kepada Hyera

“Hyung, aku pulang” teriak teman Jaejoong dengan santai, dan menepuk bahu Jae

“yah hati-hati” ucap Jae.

“kalau begitu, gumawo atas pesanannya, semoga anda tidak pernah bosan menjadi pelanggan kami” ungkap Hyera ramah

“ne, cheonmaneyo aggashi” jaawab Jae

Setelah membelikan ice cream itu, Hyera lalu menghantarkan Chelin ke tempat kerja pamannya.

“kalau Eoni boleh tau, pamanmu bekerja dimana ?” tanynya ramah

“paman bekerja di Park inteliol” jawabnya cedal

“eum.. baiklah ayo kita kesana, sebelum ice cream nya mencair” ajak Hyera

“Ne gumao eoni”

Saat mereka sampai disana, Hyera langsung mengajak chaelin masuk kedalam dan menemui recepsionis “nama pamanmu siapa ?” tanya Hyera

“Jungmo, Lee Jungmo, eoni” ungkapnya fasih

“baiklah, kau tunggu disini saja ya, eoni mau berbicara dengan tante itu” tunjuk Hyera

“ne…”

Akhirnya Hyera pun berbicara dengan pihak recepsionist disana, tapi tiba-tiba ia mendengar Chelin menangis, dengan segera ia menghampiri anak kecil itu

“gwencana ?” tanya Hyera panik

“hikss.. ice cream ku jatuh lagi eonii” isaknya di pelukan Hyera, dan ternyata didepan Hyera ada sesosok lelaki yang sedang bingung, celana yang ia pakai kotor karena tumpahan ice cream, padahal ia sebentar lagi harus meeting dengan client

“maaf anak ini tak sengaja” ucap Hyera lalu berdiri dan membungkuk untuk meminta maaf

“eng ?” lelaki itu akhirnya tersadar bahwa masih ada orang yang menambrak nya didepan, kesal tapi mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi

“lain kali kau harus menjaga anak kecil, untung aku yang dia tabrak, kalau yang lain aku tak jamin dia selamat dari omelan” ucap pria itu

“ne… celanamu kotor apa tidak apa-apa ?” tanya Hyera

“tidak masalah. Aku permisi” ucap si pria itu dingin, Hyera hanya mendecak geram “sombong” ucapnya pelan

Tak lama seorang pria datang mengahampiri Hyera dan  Chelin

“paman” ucap chelin senang

“kau datang dengan siapa ?” tanya Jungmo langsung

“dengan eoni… itu “ ungkapnya dan Hyera hanya membungkukkan badan tanda hormatnnya

“gumawo aggashi” balas Jungmo ramah

“ne cheonmaneyo. “ jawab Hyera sekenannya lalu bercerita bagaimana ia bisa kenal dengan Chelin dan akhirnya setelah semua selesai ia kembali ke rumahnnya.

Yoochun hanya melihat sekilas kearah Jungmo setelah mengganti bajunnya dan menuju kemobil mendahului Jungmo.

Yoochun Pov

Setelah selesai membereskan semuannya, aku  segera menghampiri Jungmo sekertaris pribadiku untuk menannyakan semua kelengkapan meeting dengan klient. Setelah semua selesai aku bergegas menuju loby untuk mengambil beberapa berkas yang ada di ruanga karyawan HRD, namun naas, saat aku  ingin pergi meeting, seorang anak perempuan menambrakku, dan meninggalkan noda ice cream di celanku yang  berwarna putih

‘aish…… kenapa terjadi disaat seperti ini sih’batinku

“maaf anak ini tak sengaja” ucap seseorang  lalu berdiri dan membungkuk untuk meminta maaf

“eng ?” aku  akhirnya tersadar bahwa masih ada orang a didepanku dan meminta maaf atas nama anak kecil ini, kesal tapi mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi

“lain kali kau harus menjaga anak kecil, untung aku yang dia tabrak, kalau yang lain aku tak jamin dia selamat dari omelan” ucap ku dingin,

“ne… celanamu kotor apa tidak apa-apa ?” tanyan wanita itu

“tidak masalah. Aku permisi” ucapku lalu pergi meninggalkan mereka, dan bergegas ke atas untuk mengganti celananya yang kotor. Setelah itu aku turun lagi ke bawah untuk menemui jungmo, tapi kulihat Jungmo sedang berbicara dengan wanita yang menambrakku. mungkin kekasihnya, entahlah. lebih baik aku segera ke mobil, menunggunya sebentar.

Jungmo masuk kedalam mobil dengan senyum merekah, aku yang pensaran akhirnya melontarkan pertanyyan konyol

“wanita itu pacarmu ?” tanya ku tiba-tiba

“wanita yang mana Hyung ?” tanya Jungmo memastikan

“yang tadi berbicara padamu dilobi “terang ku, Jungmo mengingat kembali

“bukan Hyung, dia hanya membantu keponakanku kemari” jawab jungmo lalu menceritakan kejadian yang dialami keponakannya, wanita yang baik menurutku

“ck, gadis yang baik” komentar ku

“yah jarang sekali ada wanita yang seperti itu. Ah ia, cincin pesananmu sudah datang hyung, dan tadi aku letakkan dia laci mejamu. Seperti biasa “ tanggap jungmo

“ne. Gumawo… ekh, undangan yang aku pesan sudah selesaikan ?” tanya Yoochun

“sudah. hyung aku harap kalau kau menikah nanti, pengantin wanita nya seperti dia ?” tanya jungmo

“kalau bukan dia memangnya kenapa ?” tanyaku iseng, kami memang sering beradu argumen baik di jam kerja ataupun tidak

“kalau kau dengannya akan terasa berwarna hyung. yah pas lah ” celotehnya

“kau ini…” kataku mengalah lalu melemparkan pandanganku ke arah jendela.

@Yoochun House

Yoochun Pov

Selesai sudah semuannya, tugas kantor dan masalah pernikahan semua nya sudah beres. Leganya.

Aku berjalan menuju kamarku, namun saat hendak masuk aku melihat foto ibu disana, ya tuhan aku sangat merindukannya.

“kau sudah pulang ?” suara bass ayah mengagetkanku

“ah ia ayah” ucapku

“eum, bagaimana, semua sudah kau kerjakan bukan ?” tanya ayah lagi

“sudah, sesuai dengan permintaan ayah. Aku lelah, aku tidur dulu “ucapku lalu masuk kedalam

Author Pov

Ayah Yoochun hanya mengela nafas melihat tingkah anak pertamanya, semenjak kecelakaan itu ia tak pernah melihat Yoochun yang tersenyum lebar, yang dia lihat hanya Yoochun yang bersikap dingin dan tak peduli.

“maaf tuan, ada telpon untuk anda” ucap Lee ajjuma dengan sopan

“ne gumawo” diambilnya telpon itu dari tangan Lee ajjuma

“yoboseo”

“….”

“baiklah, terima kasih Tuan Kwon kau mau mempercayakan putrimu untuk menjadi menantu di keluarga ini, aku senang sekali” ungkapnya dengan senyum mengembang

“…”

“baiklah, acaranya kan minggu depan, semua gaun dan masalah yang lain sudah di bereskan oleh putraku. Mungkin 4 hari lagi aku akan menyuruhnya menemani putrimu untuk fitting baju”

“…..”

“baiklah. Sampai jumpa besok”

“semoga dengan hadirnya dia bisa membuatmu nyaman Chun-a. Ayah rindu dengan senyum lebarmu dan lelucon mu” hela Tuan Park

CCk

Alhamdulliah ya…*pletak

step one udah selesai 🙂 leganya… yah walaupun banyak Typo disana, mian yah… makasih yang udah mau bca dan ninggalin jejak walau hanya sdikit

ini baru pengenalan tokoh Yoochun, mian y berasa aneh bin janggal.. hehe maklum aja author amatiran

next chapnya mungkin lama karna masih sibuk dengan tugas dan ujian akhir trus mau persiapan untuk UAN & ujian Praktek

sekali lagi Gumawo

buwat Good Reader, n SIder.. 😀

Iklan

28 thoughts on “FF Always Be Mine ‘Step 01’

  1. qoyah cassie berkata:

    hhehe,,eonniee!!!!!!!!!!!!!!!!kren bgt ff nya…lanjut eonn..penasaran nie aq..oya yg dmksud “uri mami” sma yunpa itu cp eonn??hhee..mo nanya lg nie..hyera itu sp ya eonn??hehhe..aq bru dgr nma.a eonn..

    pko.a hrus dlnjutin n cpet ya eonn..pnsran nie..brasa kya lg ton drama..heheh
    <3<3

    blog.a bgs bgt eonn…

    • Vii2Junsu_Kim berkata:

      wkwkwkwkwk…
      alhamdulilah.. 🙂 uri mami thu sii umma jaejoong hehehe..
      hyera thu tokoh fiktif alias imajinasi akk ajj 🙂

      siip doain ajj smua lancaar insyallah akan dilanjutiin.. 🙂
      makasih ya yaya udah mw nongkrong n coment d sini.. hehehehe

      gumawoooooo…

      • qoyah cassie berkata:

        owh jdi maksudnya yunpa itu jeje,,hahaha..owh kirain gitu eonn klo hyera itu artis atau apa gitu..oya eonn dipart 3 nya,,si yunjaesumin kok dh g muncul lg,,mnculin dong eonn,,hehehe

      • Angraeni Kim berkata:

        wkwkwkwkwk.. iaa dooongg :p
        belum dapat ide mau masukiin thu member sarap hahaha*dirajamcassie* kekeke
        insyallah part 4 udah mulai dimunculiinn 🙂

  2. nyit2bininyaTabi berkata:

    kyaaa vivi g bilang kl udah publish…
    duhh tumben berkunjung ud ada part 1 nya…kkkk ^____^
    ahh q ngabsen dulu yah,,, bacanya nyusul..
    daaa menantuu..
    mian yah lama tak berkunjung….

    • Vii2Junsu_Kim berkata:

      hehehe,,,
      mian mamii mertuakuuu 😀
      muaahahaha,,,
      ntar klo publish lagii akk bilang2 y.. hkhkhkhk.. 😀

      okreeyy,,
      udah menantu absen nee punya mami mertua…*plak
      ahahahaha
      gpp santai ajj mami…
      yang punya blog ajj jrang buka blognya,,, hahaha

  3. Kim Eun-chan berkata:

    Saeng ak dtang 🙂

    mian yah,ga smpet c0mment pas di teaser.a,.cz m0dem.qu biz berenang di got*abaikan

    aigooo hyera sm yoochun dh ktmu..tp syang.a blum sling knal tuh..
    Pnsran nh gmn reaksi mrka pas ktmu lg ntr,,hohoho

    keep writing saeng.,next chap.a d.tnggu 😉

    • Vii2Junsu_Kim berkata:

      muahahahaha,,,,
      kok bisa eon ???
      habiss berantem sma nampyeon nya ya ?? ampe modem jadii korba.. hahaha:p

      siip…
      iap ntar …d chap 2 bakalan ketemu… hahaha
      ne gumawo eoni udah mw mampiir 🙂
      hehehe

  4. nyit2bininyaTabi berkata:

    Nyahahah mami datang…
    ahh akhrnya slesei juga bacanyaa…
    wah q lagi bayangin reaksinya yoochun ktmu Hyeraa…
    btw kok g d jelasin agak detail asal mula perjodhn mereka..
    maksudku apa ortu yoochun ma hyera sahbtn at gmn???
    kyaaa itu jae muncull..
    ahhh suamiku emng selalu eksis #plak

    lanjutkan sayang!

    • Angraeni Kim berkata:

      wkwwkwkwkw.. welcome back mamii :p
      hehehe… 😀

      wkwkwk.. ntar naksir mami klo di bayangiin*plak*menantu kurang ajar* ekekeke

      hehehe.. ia yaa..
      ntar deh mami aku bikinin before storynya klo sempet…*plak
      soalnyaa skrg lagii MALEss banget.. xixixixixixixix
      wwkwkw/.. ia dong papah jeje kan selalu ngeksiss*dirajam jeje* hahaha

      okk mami.. 😀 gumawo yoo mamii :))

  5. ayumi berkata:

    Penggambaran ffnya menarik, marriage life ya
    Sbelumnya aku pernah baca ff super junior klo yg ne karakternya boyband jg ya?
    Aku gak terlalu tau BB, cuma tau suju aja.
    Karakter tokoh d sini apa sama dngan aslinyakah.
    Oia aku blum memperkenalkan diri ya (-_-)”
    Annyeong ayumi imnida, aku dri aceh salam kenal 🙂

    • Vii2junshu_kim berkata:

      annyeong ayumi, vivi imnida aku dari riau.. 😀
      iaa mereka anggota DBSK.. hehe
      dan untuk karakternya setengah aku ambil dari karakter aslinya, setengah lagi cuma khayalan aku ajj…

  6. yan-yan berkata:

    Hallo, Lam ken author.. Sya reader baru atau lebih tepatnya reader baru disini.. (っˆヮˆ)っ нё헤нё헤нё헤нё헤 ټ•°˚°•.. Dlu saya pernah baca ff ΐñΐ cuma krna hrus ngejar kul n kerja jd ğªќ smpat ℓªğî baca ff.. “̮♡hϱ♡hϱ♡hϱ♡”̮ maaf terlalu pnjang basa basinya.. ♏ªΰ koment dikit, Yoochun disini karakternya perfect x thor, tapi kok dingin bnget yah? Bukannya klo sikap dingin itu shrusnya lbih dkat ke jae.. (っˆヮˆ)っ нё헤нё헤нё헤нё헤 ټ•°˚°•.. Tapi bagus kok, sya baca ulang ℓªğî dr awal soalnya pas baca dlu sdh lama bacanya jd sdh lupa jg..

  7. nadeeia berkata:

    Ffnya kereen,,,
    Bikin penasaran buat baca lanjutan,, ceritanya juga gak boring,, pokoknya keren deh,, permisi mau baca lanjutannya dulu,, hehehe

  8. lestrina berkata:

    Awal pertemuan yoochun n hyera udh dimulai, untung yoochun menganggap hyera gadis yang baik…makin penasaran dgn pertemuan mrka kembali.. Eon baca dlu lanjuttannya.

  9. Shamusuki berkata:

    Nampaknya ini ff generasi awal, diliat dari gaya penulisan, pemaparan, dan penjabaran, masih datar. Tapi kalau dibandingkan dengan SIM peningkatannya keliatan jauh..

    Good Job ^__^

    Semangat terus ya…..

  10. vwahyu86 berkata:

    Thanks God aku menemukan blog ini
    Biasa klo jyj rata2 yaoi bikin males…
    Tp cerita2 ini…. suwer deh
    Bagus bangeddd
    Manis bangedddd

    Gomawo chingu-aaa

Your Comment become spirit for me ^ ^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s